Mengenal Lemari Blockboard: Alternatif Kuat Pengganti Multiplex

Mengenal Lemari Blockboard: Alternatif Kuat Pengganti Multiplex
  • arya
  • Artikel Pillar

Lemari blockboard adalah furnitur kantor dengan inti berupa potongan kayu solid yang disusun berjajar dan dilapisi veneer, menjadikannya alternatif yang kuat namun lebih ringan dibanding lemari multiplex.

  • Blockboard memiliki inti dari potongan kayu solid berukuran kecil yang disusun rapat, bukan lapisan veneer seperti multiplex.
  • Kekuatan lentur blockboard cenderung lebih tinggi searah dengan arah serat inti kayu solidnya.
  • Blockboard umumnya lebih ringan dari multiplex sehingga cocok untuk furnitur berukuran besar seperti wardrobe.
  • Multiplex lebih unggul dalam kekuatan merata ke segala arah karena struktur lapisan silangnya.
  • Pemilihan antara blockboard dan multiplex sebaiknya disesuaikan dengan fungsi dan ukuran furnitur.

Apa Itu Lemari Blockboard?

Lemari blockboard adalah furnitur yang dibuat dari panel kayu olahan dengan inti berupa potongan-potongan kayu solid berukuran kecil, biasanya selebar 2,5 hingga 3 cm, yang disusun berjajar rapat lalu dilapisi veneer kayu tipis di kedua permukaannya.

Struktur ini berbeda dari multiplex yang tersusun dari lapisan-lapisan veneer tipis yang direkatkan bersilangan arah serat. Pada blockboard, bagian inti tetap berupa kayu solid utuh meski dalam potongan kecil, sehingga memberikan karakter kekuatan yang berbeda dibanding panel berlapis penuh seperti multiplex.

Bagaimana Struktur Inti Kayu Solid Memengaruhi Kekuatan Blockboard?

Struktur inti kayu solid pada blockboard membuat kekuatan lenturnya lebih tinggi searah dengan arah serat potongan kayu inti, namun relatif lebih rendah pada arah tegak lurus terhadap serat tersebut.

Karakteristik ini penting diperhatikan saat kontraktor merancang komponen struktural seperti rak lemari atau pintu berukuran lebar. Bila arah serat inti kayu tidak disesuaikan dengan arah beban utama, panel blockboard berisiko melengkung lebih cepat dibanding jika arah serat selaras dengan distribusi beban. Karena itu, kontraktor berpengalaman biasanya memperhitungkan orientasi serat kayu inti sebelum memotong panel untuk komponen yang menahan beban signifikan, seperti rak buku atau alas laci dalam.

Apa Perbedaan Utama Blockboard dan Multiplex?

Perbedaan utama blockboard dan multiplex terletak pada struktur intinya, yaitu blockboard menggunakan inti kayu solid berpotongan kecil sedangkan multiplex tersusun penuh dari lapisan veneer bersilangan.

Beberapa perbedaan praktis lain antara keduanya:

  • Blockboard umumnya lebih ringan dibanding multiplex dengan ketebalan yang sama.
  • Multiplex memiliki kekuatan yang lebih merata ke segala arah karena struktur silang lapisannya.
  • Blockboard cenderung lebih ekonomis untuk furnitur berukuran besar seperti wardrobe atau partisi.
  • Multiplex lebih tahan terhadap kelembapan dibanding blockboard pada kondisi tertentu, tergantung kualitas lem yang digunakan.

Berdasarkan data industri panel kayu nasional, konsumsi blockboard untuk kebutuhan furnitur non-struktural seperti lemari dan partisi tercatat cukup stabil sejak 2022, seiring preferensi kontraktor terhadap material yang lebih ringan untuk furnitur berukuran besar.

Kapan Sebaiknya Memilih Blockboard Dibanding Multiplex?

Blockboard sebaiknya dipilih untuk furnitur berukuran besar dengan kebutuhan bobot ringan, seperti wardrobe kantor atau partisi ruangan, sedangkan multiplex lebih disarankan untuk komponen yang menahan beban dari berbagai arah.

Pertimbangan praktis dalam memilih:

  • Gunakan blockboard untuk badan lemari atau wardrobe berukuran besar yang tidak menahan beban berat secara langsung.
  • Gunakan multiplex untuk rak, laci arsip, atau komponen yang sering menerima beban dan gesekan berulang.
  • Pertimbangkan anggaran proyek, karena blockboard umumnya lebih ekonomis untuk volume besar.
  • Diskusikan dengan kontraktor mengenai orientasi serat kayu inti blockboard sebelum produksi dimulai.

Apa Kelebihan dan Keterbatasan Lemari Blockboard?

Kelebihan lemari blockboard terletak pada bobotnya yang ringan dan biaya produksi yang relatif ekonomis, sementara keterbatasannya ada pada kekuatan lentur yang tidak merata ke segala arah.

Kelebihan blockboard antara lain bobot lebih ringan sehingga memudahkan proses instalasi dan pemindahan unit besar, permukaan yang cukup stabil untuk berbagai jenis finishing, serta harga yang umumnya lebih terjangkau dibanding multiplex untuk volume produksi besar. Keterbatasannya meliputi risiko melengkung pada arah tegak lurus serat inti jika desain tidak memperhitungkan orientasi beban, serta ketahanan terhadap kelembapan yang dapat bervariasi tergantung kualitas lem dan veneer pelapis yang digunakan.


FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

Ya, blockboard umumnya cocok untuk wardrobe berukuran besar karena bobotnya yang lebih ringan dibanding multiplex dengan ketebalan serupa.

Secara umum blockboard cenderung lebih ekonomis untuk volume besar, meski harga akhir tetap bergantung pada kualitas veneer dan finishing yang dipilih.

Ketahanan terhadap kelembapan pada blockboard dapat bervariasi tergantung kualitas lem dan veneer, sehingga disarankan berkonsultasi dengan kontraktor mengenai spesifikasi material sebelum memesan.